Strategi Para Capres Pemilu 2019 dalam Jalankan Reforma Agraria

Memasuki segmen tanya jawab Debat Kedua Capres Pemilu 2019, kedua calon Presiden menjawab pilihan pertanyaan mereka dari yang sudah disiapkan panelis terkait konflik agraria.

Agraria
Dalam visi misi para Capres menjanjikan  reforma agraria. Jika mengacu pada UUD 45 , UUPA 1960 dan Tap MPR no 9 2001 tentang pembaruan Agraria dan Pengelolaan SDA , bahwa reforma agraria bertujuan untuk selesaikan ketimpangan agraria, konflik dan kemiskinan di pedesaan. Bagaimana komitmen  dan strategi bapak untuk  jalankan reforma agraria sesuai dengan tujuan-tujuan tersebut?

Jawaban capres 01 Jokowi:
Dalam 2 tahun ini kita membagikan konsesi-konsesi lewat perhutanan sosial, baik untuk masyarakat adat, petani, nelayan, dan hak ulayat yang 2 tahun ini telah kita bagikan konsesi sebesar 2,6 juta hektar dari 12,7 juta yang kita siapkan. Kita juga mendampingi mereka agar tanah yang sudah diberikan jadi produktif, ada yang ditanami kopi, buah-buahan dan jagung.

Dalam 2 tahun ini telah membagikan sertifikat 5 juta di 2017 kepada rakyat. Tahun 2018 dibagikan 7 juta lebih agar rakyat punya hak hukum atas tanah yang dimiliki untuk jaminan, agunan dan akses permodalan ke bank. Sisi hokum ada, sisi akses ke sektor keuangan ada. Inilah pentingnya redistribusi asset dan reformasi agraria terus dikerjakan, 12,7 juta ini harus terdistribusi.

Tanggapan capres 02 Prabowo :
Kami punya pandangan strategis yang berbeda. Yang dilakukan pemerintah Jokowi menarik dan popular untuk 1-2 generasi, tapi tanah tidak tambah, masyarakat tambah.
Strategi kami adalah UUD 1945 pasal 33, bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara.

Tanggapan capres 01 Joko Widodo :
Pembagian yang 2,6 juta memang agar produktif, dan tidak memberikan kepada yang gede-gede. Pak Prabowo punya lahan yang sangat luas di Kalimantan Timur 220 ribu hektar, Aceh Tengah 120 ribu hektar. Bahwa pembagian-pembagian seperti ini tidak dilakukan masa pemerintahan saya.

Emy T/Journalist/BD
Editor : Emy Trimahanani

About Emy Trimahanani

Head of LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute), Partner in Management and Technology Division of Vibiz Consulting and Editor of Vibiz Media Network.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*