Ilustrasi: Layanan Telekomunikasi (Photo: Kominfo)

Palapa Ring Jangkau Seluruh Daerah di Indonesia

Saat ini cukup banyak dibahas tentang Palapa Ring. Palapa Ring adalah suatu proyek pembangunan jaringan serat optik nasional yang akan menjangkau sebanyak 34 provinsi, 440 kota/kabupaten di seluruh Indonesia dengan total panjang kabel laut mencapai 35.280 kilometer, dan kabel di daratan adalah sejauh 21.807 kilometer.

Nama Palapa Ring ini diambil sebagai nama proyek pembangunan infrastruktur jaringan tulang punggung bagi telekomunikasi nasional oleh pemerintah Indonesia karena terinspirasi oleh sejarah bangsa kita. Patih Gajah Mada mengatakan dalam “Sumpah Palapa” bahwa “Selama aku belum menyatukan Nusantara, aku takkan menikmati palapa. Sebelum aku menaklukkan Pulau Gurun, Pulau Seram, Tanjungpura, Pulau Haru, Pulau Pahang, Pulau Dompo, Pulau Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, aku takkan mencicipi palapa.

Awal mula dari Palapa Ring adalah ”Nusantara 21” yang merupakan proyek awal pemerintah pada tahun 1998. Namun, saat itu terjadi krisis ekonomi di Indonesia yang menyebabkan proyek tersebut tidak berjalan. Proyek ini pernah terhenti sejak 10 tahun lalu dan kembali lagi berjalan pada pemerintahan sekarang. Tentunya proyek ini merupakan tantangan yang besar bagi pemerintah dalam membangun infrastruktur jaringan tulang punggung serat optik nasional di daerah-daerah nonkomersial demi pemerataan akses broadband di seluruh Indonesia.

Proyek Palapa Ring itu sendiri terdiri dari tiga paket, dengan dua di antaranya sudah selesai dibangun. Kominfo mengatakan sampai saat ini sudah dua paket Palapa Ring yang selesai yaitu Palapa Ring Barat yang sudah selesai pada Maret 2018, dan Palapa Ring Tengah pada Desember 2018. Sedangkan untuk Palapa Ring Timur hingga saat ini sudah selesai 89,57%. Keberhasilan yang nyata dengan adanya proyek ini adalah jaringan Internet bisa tersebar merata di 75 ribu kelurahan di Indonesia.

Palapa Ring paket barat yang dilaksanakan oleh PT Palapa Ring Barat ini membentang kabel optik sepanjang 2.275 km yang menjangkau wilayah Riau dan Kepulauan Riau (sampai dengan Anambas dan Natuna).

Palapa Ring paket tengah mencakupi Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara dengan total panjang kabel serat optik 2.995 km. Pada bagian ini pembangunannya dilaksanakan oleh PT LEN Telekomunikasi Indonesia.

Saat ini Palapa Ring paket timur dilaksanakan oleh PT Palapa Ring Timur dengan jangkauan dari NTT, Maluku, Papua Barat, dan Papua sepanjang 6.878 km terdiri dari 4.452 km jaringan laut, 2.452 km jaringan darat serta microwave sebanyak 59 hops. Paket ini merupakan paket yang paling panjang dan menantang, juga membutuhkan dana paling besar. Sulit untuk dikerjakan karena selain fakto geografinya yang terdiri dari pegunungan juga daerah yang rawan terjadinya konflik. Palapa Ring paket timur ini akan membuka dan memperkuat jaringan telekomunikasi di 35 kabupaten-kota dari Kota Baa di Rote Ndao, NTT hingga ke Distrik Anggi, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat.

Kementerian Komunikasi dan Informasi optimis bahwa konstruksi fisik Palapa Ring Paket Timur akan selesai pada Maret 2019. Masih 13 persen lagi dari sisa pemasangan kabel optik yang akan diselesaikan pada kuartal pertama tahun 2019. Tentunya dengan keberhasilan proyek Palapa Ring sampai dengan hari ini sangat berdampak pada daerah-daerah pelosok yang sebelumnya sulit terjangkau operator telekomunikasi sekarang sudah mudah terhubung. Selain itu kesenjangan akses internet di kota dan di desa, baik kecepatan maupun tarif, sudah semakin jauh berkurang.

About Endah Caratri

Endah Caratri is a Partner in Financial, Accounting and Tax Services of Vibiz Consulting. She also wrote hundreds of Journals and Columns of financial, taxation, property, business and management.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.