Dongkrak PAD, Pemkab Purbalingga Terapkan E-Tax dan E-Kir

(Beritadaerah – Jawa Tengah) Transaksi terkait penggunaan layanan publik bagi Warga Purbalingga kini semakin dipermudah. Pemkab Purbalingga bekerja sama dengan Bank Jateng baru saja meluncurkan layanan E-Tax dan E-Kir, dua aplikasi transaksinon tunai berbasis daring (online) melalui teler bank, ATM dan i-banking.E-Tax merupakan aplikasibagi wajib pajak,yang mencakup layanan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanahdan Bangunan (BPHTB), Pajak Hotel, Pajak Hiburan, Pajak Restoran, Pajak Reklame, Pajak Air Pajak, Pajak Parkir, Pajak PPJU dan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB). Sedangkan E-Kir, adalah aplikasi pembayaran non tunai untuk pengelolaan moda transportasi, yakniuji kendaraan di Dinas Perhubungan.

Kedua aplikasi ini diluncurkan langsung oleh Plt Bupati Purbalingga Dyah HayuningPratiwi SE BEcon MM bersama dengan Direktur Kepatuhan dan MenejemenResiko Bank Jateng, OniSumarsonodi PendopoDipokusumo, Purbalingga, Selasa (26/2).

Plt. Bupati Purbalingga mendukung penuh gagasan inovatif oleh Bank Jateng. Bahkan, aplikasi tersebut dapat membantu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional efektif, efisien, bersih dan demokratis yang dapat memberikan pelayanan prima masyarakat.

“Transaksi Online atau non-tunai ini mencegah adanya kebocoran anggaran dan transaksi pungli atau tindak korupsi di pemerintahan. Sistem ini juga diharapkan mampu mem-boosting potensi PAD (Pendapatan Asli Daerah), serta mampu mewujudkan tata kelola keuangan yang lebih baik transparan dan akuntabel,” ujar Dyah.

Ditambahkan, E-Kir dan E-Tax juga menurutnya sejalan dengan programPurbalingga Go To Smart City, yakni pengimplementasian teknologi Informasi yang mendukung sektor-sektor pelayanan Publik dalam rangka memberikan pelayanan untuk masyarakat.

Sependapat dengan Dyah, Direktur Kepatuhan dan MenejemenResiko Bank Jateng, OniSumarsono menyampaikan bahwa digitalisasi keuangan daerah melalui penerapan aplikasi E-tax dan E-Kirdi kabupaten dan kota lainnya terbukti dapat menaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Dengan layanan ini PAD pasti akan meningkat, karena yang tadinya tidak termonitor sekarang dengan adanya e-Tax ini lebih transparan, kepercayaan wajib pajak akan meningkat dan terdorong untuk membayar pajak,” ungkapnya.

Menurutnya, upaya sistem tersebut merupakan dorongan regulasi, baik dari Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Dalam Negeri, maupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebab, dengan adanya layanan-layanan ini dapat ciptakan beberapa keunggulan, mulai dari efisiensi transaksi, sistem non tunai bisa mengurangi jumlah uang beredar serta meminimalkan penyalahgunaan.

BUMDes di Purbalingga Diberdayakan Jadi Agen Laku Pandai

Bukan hanya layanan perpajakan dan pengelolaan moda transportasi. Sinergi positif antara Pemkab Purbalingga dengan Bank Jateng juga mulai menyasar layanan publik di tingkat pedesaan. Salah satunya yakni kerja sama sebagai agen Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai).

Agen Laku Pandai ini juga sering dikenal sebagai program untuk penyediaan layanan perbankan atau layanan keuangan lainnya melalui kerja sama dengan pihak lain (agen bank) seperti penjual pulsa, toko kelontong dan lain sebagainya. Penyediaan layanan ini didukung dengan penggunaan sarana teknologi informasi.

Direktur Kepatuhan dan MenejemenResiko Bank Jateng, OniSumarsono menerangkan bahwa Bank Jateng memfasilitasi kerja sama tersebut melalui Agen Depot Uang Transaksi Aman (Duta) BUMDes kepada sekitar 200 BUMDes yang ada di Purbalingga untuk menerapkan Laku Pandai. Direncanakan BUMDes juga bisa melayani jasa perbankan bagi warga di pedesaan.

“Inshaallah ke depan BUMDes tidak hanya jadi Agen Laku Pandai, tapi untuk melayani jasa perbankan bagi masyarakat yang ada di desa-desa yang mungkin selama ini tidak terjangkau oleh Bank Jateng secara konvensional (membangunkan gedung),” katanya.

Tidak hanya itu, pihaknya ke depan juga mulai mempersiapkan produk untuk pembiayaan. Misalnya membantu BUMDes yang membutuhkan pembiayaan (modal) dari bank. Dengan demikian, BUMDes tidak hanya bermanfaat bagi Bank Jateng tapi juga sebagai mitra dan agen pembangunan di masyarakat.

Source : jatengprov

About Agustinus Purba

Agustinus Purba is an Editor of beritadaerah.co.id and Partner in Business Advisory Services of Vibiz Consulting. He also working as Trainer at LEPMIDA. Moreover, he also experienced as Content Creator at marketing field through social media.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.