Omset Rp12 Miliar, Jokowi Tekankan Pemda Diharapkan Mengikuti PIM

(Beritadaerah – Nasional) Presiden RI Joko Widodo meresmikan Pasar Ikan Modern (PIM) Muara Baru yang berlokasi di kawasan tepi laut di dalam kawasan bisnis Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Muara Baru Jakarta Utara.

Menteri KKP Susi Pudjiastuti dalam sambutannya sebelum Presiden Jokowi melakukan peresmian, mengatakan bahwa pembangunan PIM ini adalah menindak lanjuti arahan bapak Presiden pada Ratas 13 Juli 2016, agar KKP membangun Pasar Ikan Modern di kawasan bisnis KKP di Muara Baru, dan sekarang telah berhasil diselesaikan.

“PIM Muara Baru ini merupakan pasar yang saya ingin dijadikan oleh Pemda lainnya baik Provinsi maupun Kabupaten untuk dikembangkan di seluruh Indonesia. Dengan menekankan pentingnya jaminan mutu dari pada ikan itu sendiri”, demikian Susi menyampaikan.

PIM ini juga merupakan terobosan one stop shoping dimana standar sanitasi dan higienis ikan bermutu dan aman dikonsumsi, sekaligus juga menjadi destinasi wisata.

Menteri Susi mengatakan, sebagaimana arahan bapak Presiden untuk memiliki pasar ikan seperti Tsukiji, maka disain PIM Muara Baru ini mengadopsi disain pasar ikan dari Negara-negara maju salah satunya di Jepang. Setiap proses ikan turun dari kapal dan masuk diperjual belikan, tetap dengan mutu dan kesegarannya.

Dalam kaitan ini pemerintah Jepang telah membantu KKP melalui para tenaga ahli yang dilibatkan sejak dari proses perencanaannya.

Pembenahan fisik pasar ikan telah dilakukan, walaupun tidak mudah, tapi revolusi mental dari para pelaku pedagang pada pasar ini akan sangat diperlukan, untuk menjadikan pasar terus bersih terjaga dan indah.

Kepada para pedagang ikan, Susi berpesan kepada para bapak-bapak pedagang ikan tidak ada lagi ada ikan-ikan berceceran di lantai seperti dulu. Demikian juga para ibu dilarang buang sampah sembarangan.

Dengan nada bercanda Menteri Susi bertanya:”Kalau ada sampah?”, dijawab oleh yang hadir dengan kata: “Ditenggelamkan saja…..”.

“Kalau masih ada ikan berceceran di lantai, bapak-bapak harus jawab apa?”, tanya Susi yang dijawab serentak :” Tenggelamkan….. ”.

PIM MB ini tiap malam terjadi perdagangan dalam saat malam kurang lebih 500 ton. Itu dilakukan oleh sejumlah 896 lapak ikan basah 115 kios kering dan 8 kios food court di lantai 2. Chilling room kapasitasnya ada 30 ton Chip Machine ada 20 ton. Tempat loading – unloading tempat pengepakan ruang penghancur stereoform, serta fasilitas penunjang lainnya dan juga ada ruang pertemuan, perbankan dan Masjid yang sudah kita bangun.

Bangunan pasar terdiri dari 3 lantai dengan total luas 242,93 meter2 dengan biaya dari APBN KKP tahun 2017-2018 sebesar 150,7 miliar rupiah dibangun di atas lahan seluas 4,15 Ha.

KKP bekerjasama dengan perum Perindo sbg operator pengelola pasar, sejak Feb 2019 telah terdapat 397 pedagang ikan dari pasar ikan lama yang telah berpindah dan telah lakukan transaksi jual beli di lokasi baru.

Tertibkan gejolak dimana setiap pedagang memiliki 3 sampai 4 lapak, terdapat 70 kelompok palele ataupun pembeli besar, dengan demikian jumlah pembeli mencapai kurang lebih 1400 orang. Jumlah ikan yang diperjual belikan rata-rata 400 ton per hari dengan omset rata-rata sekitar 10-12 miliar rupiah per hari.

Setelah pindah ke PIM diharapkan jumlah pembeli akan naik jumlahnya. Juga KKP akan menambah fasilitas-fasilitas lainnya. Perum Perindo masih memiliki tanah totalnya 110 hektar di sekitar lokasi, masih bisa dikembangkan menjadi pusat belanja yang terintegrasi benar-benar.

Source : Vibizmedia|BD

About Agustinus Purba

Agustinus Purba is an Editor of beritadaerah.co.id and Partner in Business Advisory Services of Vibiz Consulting. He also working as Trainer at LEPMIDA. Moreover, he also experienced as Content Creator at marketing field through social media.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.