Pemprov Jabar : Pembangunan Tol NS Link Tinggal Dieksekusi

(Beritadaerah – Bandung) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat telah menyiapkan rencana pembangunan jalan tol yang berada di wilayah Kota Bandung. Kepastian tersebut didapat setelah Pemprov Jabar menggelar rapat lanjutan bersama Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, BUMD PT Jasa Sarana dan Pemkot Bandung. Kepastian ini disampaikan oleh Sekda Jawa Barat (Jabar) Iwa Karniwa.

”Positif pembangunan jalan layang tol tahap pertama akan dilakukan dimana rencana pembangunan Pasirkoja-Sukarno Hatta dimungkinkan dikerjakan,” kata Iwa Karniwa yang dikutip laman Jabarprov.

Iwa memastikan pembangunan tol North-South Link (NS Link) tahap pertama Pasirkoja-Soekarno Hatta sudah matang dan tinggal dieksekusi. Menurutnya pihak PT Citra Marga Lintas Jabar sebagai konsorsium NS Link juga sudah melakukan penyiapan tempat rencana pembangunan tahap pertama. Kesiapan pembangunan dipastikan menunggu lampu hijau dari Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Iwa menuturkan persiapan pertama hasil kajian yang dilakukan pengusul sudah dievaluasi melalui BPJT baik itu dari aspek teknis lewat Direktur Bebas Hambatan atau Direktur Jaringan. Di sisi lain, proyek ini secara legal juga sudah dikaji agar jangan sampai ada persoalan hukum.

“Sekarang sudah mendapatkan titik terang. Bahwa langkah yang dikerjakan yakni terusan Soreang-Pasirkoja sepanjang 3,8 kilo ke Pasirkoja-Sukarno Hatta. Sedangakan pencanangannya sampai Pasupati sesuai kajian dan Cicaheum sesuai usulan Wali Kota Bandung,” kata dia.

Tol ini dipastikan akan sangat membantu Pemkot Bandung mengingat perkembangan jumlah jalan di Ibu Kota Jawa Barat tersebut hanya mencapai 0,001%. Dengan adanya tol ini maka menurut Iwa merupakan angin segar mengingat makin terbatasanya lahan saat ini.

Kesepakatan pembangunan Tol NS Link tersebut, mencakup rute dan konektivitas tol. Salah satu kesepakatan adalah menetapkan tol tersebut akan menjadi bagian dari tol regional Purbaleunyi (Purwakarta-Bandung Cileunyi). Dengan demikian tidak hanya NS Link semata tapi ini jalan berskala tol regional.

Selain itu Sekda Ida menyampaikan pihaknya juga masih membicarakn detil pembangunan tol tersebut, termasuk apakah motor dapat dikendarai di sana atau tidak. Pihaknya masih harus mempertimbangkan faktor keamanan

Pembangunan tol ini mengatasi kemacetan di Kota Bandung. Arus kendaraan dari wilayah lain turut berkontribusi terhadap kemacetan yang terjadi khususnya pada hari libur atau weekend di Kota Bandung.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor : Handi Fu

About Fu Handi

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.