Menpar Arief Yahya Usulkan Kepulauan Selayar Menjadi KEK Pariwisata

(Beritadaerah – Sulawesi) Sektor pariwisata telah menjadi salah satu prioritas program Pemerintah Indonesia dalam upaya menarik devisa masuk ke dalam negeri. Beberapa upaya telah dilakukan, salah satunya adalah membentuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata yang baru. Salah satu daerah wisata yang akan diusulkan menjadi KEK Pariwisata adalah Kepulauan Selayar.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyiapkan KEK Pariwisata sebagai salah satu strategi untuk menjadikan Kepulauan Selayar sebagai destinasi pariwisata kelas dunia. Lebih lanjut Menpar menjelaskan, pembentukan KEK merupakan salah satu bagian dari pembangunan 3A (atraksi, aksesibilitas, dan amenitas) di Kepulauan Selayar. Hal ini disampaikan Menpar Arief dalam acara Kick Off Perencanaan Pengembangan KEK Pariwisata Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa (26/3).

“Untuk menjadikan destinasi kelas dunia, harus dibangun 3A di Kepulauan Selayar. Untuk atraksi, Kepulauan Selayar tidak diragukan ada Taman Nasional Laut Taka Bonerate yang dicalonkan sebagai situs warisan dunia ke UNESCO sejak 2005, wilayah ini juga direncanakan sebagai hub bagi yacht dan cruise, selain itu flora dan faunanya tidak kalah dengan Wakatobi,” ujar Menpar dalam siaran persnya kepada Beritadaerah.co.id, Selasa (26/3).

Menpar tambahakan dari sisi aksesibilitas, sejumlah catatan untuk menjadikan Kepulauan Selayar sebagai destinasi kelas dunia yakni diperlukan bandara internasional, positioning Selayar untuk wisatawan kelas atas membutuhkan seaplane, dan yang terakhir harus ada marina kelas dunia. Ada beberapa keuntungan dengan adanya KEK, diantaranya kemudahan perizinan, pengembangan infrastruktur, tax holiday, peningkatan investasi, dan optimalisasi pariwisata berstandar internasional.

Sementara itu Bupati Kepulauan Selayar M. Basli Ali menyampaikan penting pembentukan KEK Pariwisata dan berharap usulan KEK Kepulauan Selayar dapat menjadi prioritas nasional. Dengan adanya KEK Kepulauan Selayar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, interkonektivitas, dan meningkatkan kunjungan wisman serta wisnus.

Basli Ali tambahkan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan baik nusantara maupun wisatawan mancanegara (wisman) ke Kepulauan Selayar memang menjadi perhatian pemerintah setempat. Pada 2018, jumlah kunjungan wisatawan nusantara mencapai 9209 orang. Jumlah kunjungan wisnus ini terus meningkat dari 2015 hingga 2018.

Namun peningkatan ini, justru berbanding terbalik dengan pertumbuhan jumlah wisman yang terus menurun dari tahun ke tahun. Pada 2018, hanya ada 574 wisman yang datang berwisata ke Kepulauan Selayar. Maka untuk meningkatkan jumlah wisman dan wisnus ini diperlukan pembentukan KEK Kabupten Kepulauan Selayar ini, ungkap Basli Ali.

Menurut data Dewan Nasional Komite Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata ada 4 KEK Pariwisata yang sudah beroperasi dan dalam tahap pembangunan yakni Tanjung Lesung – Banten, Tanjung Kelayang – Bangka Belitung, Mandalika – Lombok, dan Morotai – Maluku Utara.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor : Handi Fu

 

 

 

About Fu Handi

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.