SPBU Hadir, Nelayan Talaud Semangat Melaut

(Beritadaerah – Nasional) Hadirnya SPBU Kompak di Kepulauan Talaud Kecamatan Essang disambut gembira oleh masyarakat Talaud yang sehari-hari berprofesi sebagai Nelayan. Pasalnya, harga premium yang biasa mereka beli di pengecer seharga 10.000 s.d 15.000, kini bisa mereka dapatkan hanya dengan harga 6.450.

Adalah Jerry Binilang, seorang tokoh masyarakat yang mengungkapkan bahwa para nelayan Talaud sangat bergembira menyambut Hadirnya SPBU ini. Para penjaring ikan yang menggantungkan penghasilannya dari hasil laut tersebut kini dapat berhemat dikarenakan harga bahan bakar yang sangat terjangkau.

“Mata pencaharian masyarakat di sini itu 50% lebih adalah nelayan. Ketika mereka tau ada program ini, mereka jadi semangat melaut untuk cari ikan. Betul ini, biasa beli di pengecer itu bisa sampai 15.000 perliter, tapi sekarang cuma 6ribuan,” ujar Jerry.

Selain itu, sebelum SPBU No 76.958.10 tersebut berdiri, warga talaud harus menempuh perjalanan sejauh 40 km lebih untuk mendapatkan premium. Pasalnya, terdapat SPBU APMS di desa seberang, yaitu Kecamatan Beo, yang menyediakan premium, solar dan minyak tanah yang dapat dibeli dalam jumlah besar.

“Jadi memang, itu ada yang beli di Beo, sampai 1 drum besar, nanti di bawa ke Essang dan diedarkan ke pengecer. Baru dijual ke masyarakat,” ungkap pria paruh baya tersebut.

Para nelayan Talaud merupakan sebagian dari ratusan nelayan di wilayah terdepan, terluar dan tertinggal (3T) di Indonesia yang sangat merasakan dampak positif dari program yang menjadi salah satu tujuan dari nawacita Jokowi – Jusuf Kalla, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran serta meningkatkan kualitas dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“Melalui program BBM Satu Harga, Pemerintah bersama Pertamina berkomitmen untuk terus menambah jumlah lembaga penyalur BBM di seluruh Indonesia. Alhamdulillah pada hari ini masyarakat di Kabupaten Kepulauan Talaud bisa mendapatkan pasokan BBM dengan harga sesuai yang ditetapkan Pemerintah, Premium Rp 6.450/liter dan Solar Rp 5.150,-/liter,” ujar Direktur Jenderal Minyak dan gas bumi Kementerian ESDM, Djoko Siswanto saat meresmikan lembaga penyalur BBM Satu Harga di Kepulauan Talaud (30/3).

Pelaksanaan BBM Satu Harga ini juga tidak lepas dari Peraturan Menteri ESDM Nomor 36 tahun 2016 tentang Percepatan Pemberlakuan Satu Harga Jenis BBM Tertentu dan Jenis BBM Khusus Penugasan Secara Nasional. “Pada intinya Peraturan Menteri ini mengamanatkan agar Badan Usaha Penerima Penugasan segera mendirikan penyalur di Lokasi Tertentu yaitu lokasi yang belum terdapat Penyalur”, ungkap Djoko (IW).

Source : esdm

About Agustinus Purba

Agustinus Purba is an Editor of beritadaerah.co.id and Partner in Business Advisory Services of Vibiz Consulting. He also working as Trainer at LEPMIDA. Moreover, he also experienced as Content Creator at marketing field through social media.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.