Poltekpar Makassar Siapkan SDM Berkualitas Bagi Industri Kapal Pesiar

(Beritadaerah – Makassar) Pengembangan sektor pariwisata di Indonesia tak terlepas dari ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bekerjasama dengan lembaga-lembaga pendidikan dalam upaya meningkatkan kapasitas dan daya saing SDM di sektor pariwisata.

Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar menggandeng Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) untuk mendidik dan melatih Sumber Daya Manusia (SDM) yang bekerja di kapal pesiar agar semakin berdaya saing tinggi. Penandatanganan MoU dilaksanakan antara Direktur PIP (Capt. Rachmat Tjahjanto, M.MM., M.Mar) dengan Plt. Direktur Poltekpar Makassar (Drs. Muhammad Arifin., M.Pd).

Dalam penandatanganan MoU kedua belah pihak di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (30/4), Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Pariwisata Kemenpar Ni Wayan Giri Adyani, mengatakan bahwa kerja sama dua pihak itu diharapkan mampu meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia yang bergerak pada pelayanan di kapal pesiar.

“Masih banyak dibutuhkan tenaga kerja terdidik dan terlatih agar bisa bekerja di kapal pesiar,” kata Giri dalam siaran persnya kepada Beriadaerah.co.id, Rabu (1/5).

Giri jelaskan pada umumnya siswa Poltekpar berkeinginan untuk bekerja di kapal pesiar, tetapi belum memiliki pengetahuan tentang pelayaran. Sebaliknya, siswa PIP pada umumnya bercita-cita untuk bisa berlayar dan bekerja di bagian pelayanan tetapi belum memiliki pengetahuan hospitality, sehingga kedua belah pihak akan bekerja sama untuk saling mengisi pengetahuan, keterampilan, dan perilaku sesuai kompetensinya.

Kerjasama yang dilakukan antara Poltekpar dengan PIP merupakan bentuk keseriusan Kemenpar dalam menyiapkan pembangunan SDM yang unggul dan kompetitif. Pada sektor pariwisata juga dilakukan hal yang sama yakni penyiapan SDM salah satunya dengan dibukanya kelas internasional berstandar global.

Untuk peningkatan kualitas SDM Pariwisata, lembaga pendidikan dapat belajar dari industri kapal pesiar global seperti Royal Caribbean Cruise Line, Global Port Turkie dan lainnya. Kebutuhan SDM di sektor pariwisata khusus industri kapal pesiar sangat besar khususnya tenaga kerja yang memiliki keahlian yang sesuai dengan standar internasional.

Diharapkan perguruan tinggi pariwisata yang berada di bawah Kementerian Pariwisata memiliki kurikulum berstandar global dengan membuka kelas internasional. Peningkatan standar kurikulum pendidikan ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas SDM pariwisata.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About Fu Handi

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*