Peselancar Indonesia Unjuk Kemampuan di Pantai Keramas, Bali

(Beritadaerah – Bali) Kejuaraan selancar dunia atau World Surf League (WSL) yang bertajuk Corona Bali Protected 2019 di Pantai Keramas, Gianyar, Bali dari tanggal 13 sampai 25 Mei 2019 dinilai mampu mengangkat potensi surfer-surfer Indonesia ke kancah dunia.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Tim Percepatan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata Indroyono Soesilo dalam kejuaraan selancar dunia yang berlangsung di Pantai Keramas, Bali, Selasa (14/5).

“Kejuaraan dunia di Bali ini tidak hanya mengharumkan pariwisata di Bali. Tetapi bisa juga mencetak atlet berprestasi Tanah Air”, kata Indroyono dalam siaran persnya kepada Beritadaerah.co.id, Selasa (14/5).

Ditambahkan juga oleh Indroyono bahwa terlebih pada 2020, selancar jadi salah satu cabang olahraga baru yang dilombakan pada olimpiade di Jepang. Hal ini lantaran peningkatan popularitas olahraga ini di seluruh dunia dan olimpiade akan menjadi wadah yang luar biasa.

Dalam kejuaraan ini peselancar atau surfer Indonesia misalnya Rio Waida di kategori putra dan Kailani Johnson di kategori putri turut unjuk gigi berkompetisi melawan para juara selancar tingkat dunia. Rio Waida pada akhirnya berhasil mengungguli juara tahun 2018 Gabriel Medina asal Brasil. Meskipun berbeda skor sangat tipis, setidaknya Rio berhasil mempertahankan posisinya di kompetisi Corona Bali Protected 2019 dalam kesempatan tersebut. Rio mencetak 2 skor dari 4 ombak yang ia buat.

Sedangkan, peselancar putri Indonesia Kailani yang merupakan perempuan berdarah Bali menunjukan debut karirnya di tingkat elit selancar dunia. Tampilnya Kailani merupakan kali pertama seorang perempuan Indonesia berkompetisi di ajang WSL Championship Tour.

Acara yang diikuti oleh 56 peselancar yang terbagi menjadi 37 surfer putra dan 19 surfer putri yang berada pada daftar peselancar top dunia. Pemilihan Pantai Keramas menjadi lokasi kejuaraan selancar dunia telah mengangkat pariwisata di Bali. Pantai Keramas sendiri memiliki pasir hitam yang eksotis dan sekaligus menjadi lokasi wisata bagi wisatawan.

Dengan diselenggarakan event kejuaraan dunia selancar ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali dan Indonesia pada tahun 2019. Tahun 2019, pemerintah menargetkan 20 juta kunjungan wisman ke Indonesia.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About Fu Handi

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*