Pancasila Mengikat Persatuan Indonesia

(Beritadaerah – Nasional) Pancasila adalah pengikat kesatuan bangsa demikian disampaikan oleh Al Zastrouw dalam acara dialog kebangsaan bertajuk “Membumikan Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa” dalam rangka peringatan 74 tahun lahirnya Pancasila. Acara tersebut diselenggarakan hari ini pada tanggal 1 Juni 2019 di Tugu Proklamasi, Jl. Proklamasi No.10, RT.10/RW.2, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Dalam dialog ini dihadirkan tiga nara sumber utama yaitu Dr. Antonius D.R. Manurung, MSi, Ketua Umum Gerakan Pembumian Pancasila, Dosen Psikologi dan Pasca Sarjana UMB, Dr. Ngatawi Al-Zastrouw, SAg., MSi Budayawan, Dosen Pasca Sarjana Unisia Jakarta dan dr Andy Talman Nidisastro Sekretaris Dewan Pakar PA GMNI.

Ketiga pembicara sepakat bahwa saat ini disadari bahwa Pancasila peninggalan berharga dari para pendiri bangsa bagi masa depan Indonesia. Keragaman Indonesia yang terdiri dari suku, bahasa, bangsa dan agama menjadi bersatu dengan Pancasila. Namun diperlukan usaha kembali untuk membawa Pancasila dalam perilaku sehari-hari di masyarakat dan diperlukan juga menghentikan sikap-sikap masyarakat yang bertentangan dengan Pancasila.

Pada kesempatan dilakukan deklarasi bersama untuk membumikan Pancasila dipimpin oleh Dr. Antonius yang didukung budayawan dan para tokoh lintas agama yang hadir. Kesempatan ini digunakan untuk berbuka puasa bersama seluruh peserta setelah mereka berfoto bersama di depan patung proklamator Soekarno Hatta.

About Fadjar Dewanto

Partner in Business Advisory Vibiz Consulting, Advisor LEPMIDA (Lembaga Pengembangan Manajemen dan Investasi Daerah) who is active as editor and a columnist on Vibiz Media Network.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.