Gerbang Tol Singosari - Kabupaten Malang, bagian dari Tol Trans Jawa (Foto: Bernhard Sumbayak/ BD)

Mudik Jadi Menyenangkan Lewat Tol Trans Jawa

(Beritadaerah – Kolom) Pekan ini sebagian besar rakyat Indonesia mudik ke kampung halaman masing-masing yang sudah menjadi tradisi sejak lama. Hari raya Idulfitri dipilih sebagai waktu untuk mudik, karena sebagian besar penduduk Indonesia beragama muslim yang memiliki waktu libur panjang untuk bertemu dengan orang tua dan sanak saudara. Mudik merupakan bentuk silaturahmi keluarga, bernostalgia dengan kawan lama, mengunjungi tempat-tempat masa kecil dan meskipun sudah semakin kecil besarnya namun mudik masih menjadi pengakuan kesuksesan penduduk migran ke tempat lain.

Kemenhub mencatat peningkatan jumlah pemudik tahun 2019 ini yang diprediksi sekitar 23 juta orang, meningkat dari tahun 2018 sebanyak 21,6 juta orang dan tahun 2017 20,3 juta orang. Dari komposisi jumlah penduduk Indonesia, maka jumlah pemudik terbesar ada di pulau Jawa, khususnya dari Jakarta menuju ke provinsi lain di Jawa.

Mendengar kata mudik, saya membayangkan langsung kemacetan, perjalanan yang melelahkan dan perlu perjuangan besar untuk sampai ke kampung halaman dan mungkin ini juga menjadi bayangan banyak orang saat ingin mudik. Namun media sosial twitter mencatat keadaan yang berbeda dengan gambaran suasana mudik dahulu, berbagai komentar warga yang sedang mudik tahun ini membagikan pengalaman menyenangkan bagi yang membacanya.

Saya mencatat beberapa akun twitter yang menggambarkan kegembiraan pemudik kali ini. Akun [email protected] “Ga berasa mudik, Jakarta – Pati Lancar” sambil mengupload video perjalanan lewat tol trans Jawa yang berjalan searah dan lancar. Akun M. F. Afinanto @mf_afinanto “Mantablah, Kartasura-Probolinggo kurang dari 4 jam. Dulu biasanya 6-8 jam, itu aja kalau lancar.” Sambil menambahkan “Lanjutkan sampai Banyuwangi please tolnya.” Akun ilmira @RRilmira “1 Juni, hanya cukup 10 jam & touched down hometown-600 km away from Jakarta, cuma dua kali macet di Bekasi Cikarang 30 km 1 jam an dan Rest Area Bawen 1-jam an, keluar Klaten hanya 7,5 jam saja. Such a magic trip, gak terasa traffic lebaran. Appreciate this.” Akun Rizza Kumalasari @curlizza, “Masuk Tol jam 11 siang, sekarang (15.11) udah masuk Prupuk Tegal, Jakarta – Purwokerto cuma 6 jam! Gokil!” Masih banyak cuitan warga yang lain yang menggambarkan kegembiraan para pemudik kali ini, khususnya mereka yang melewati jalur tol Trans Jawa.

Percepatan yang dilakukan pemerintah untuk membangun beberapa ruas tol Trans Jawa selama tahun 2019 memang menambah lancarnya arus mudik kali ini. Presiden Joko Widodo bulan April 2019 lalu meresmikan Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) yang merupakan bagian jalan tol Trans Jawa sepanjang 31,30 kilometer.

Terakhir pada bulan Mei 2019 diresmikan juga oleh presiden Jokowi Tol Pandaan – Malang guna mempersiapkan arus mudik lebaran.

Selamat mudik dan bertemu dengan sanak keluarga, mengikat tali persaudaraan dengan keluarga dan handai taulan, tetap berhati-berhati berkendaraan saat kembali nanti untuk bekerja.

About Fadjar Dewanto

Partner in Business Advisory Vibiz Consulting, Advisor LEPMIDA (Lembaga Pengembangan Manajemen dan Investasi Daerah) who is active as editor and a columnist on Vibiz Media Network.

2 comments

  1. Pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah memang sangat terbukti manfaatnya.

  2. Asyiikk ya.. mudik tanpa kelelahan macet di jalan. Semua rasakan manfaatnya pembangunan insfrastruktur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.