(Foto: Ingrit Palar/ BD)

Museum Kata Andrea Hirata

(Beritadaerah – Wisata Nusantara) Selain terkenal dengan keindahan wisata baharinya, Belitung memiliki Museum Kata Andrea Hirata, sebuah tempat yang unik dan menarik didirikan oleh Andrea hirata penulis buku laris Laskar Pelangi. Museum ini didirikan tahun 2010, merupakan museum sastra pertama dan satu-satunya di Indonesia. Lokasinya tidak jauh dengan lokasi replika SD Laskar Pelangi di desa Gantong, Belitung.

(Foto: Ingrit Palar/ BD)

Laskar Pelangi sendiri telah lama terjual lebih dari 5 juta kopi dan telah diterjemahkan ke dalam 26 bahasa. Inilah kebanyakan alasan para wisatawan datang mengunjungi Museum ini. Buku Laskar Pelangi akan dibagikan kepada setiap orang yang mengunjungi museum. Foto-foto dalam film Laskar Pelangi disajikan saat pertama pengunjung memasuki ruangan. Berjalan maju ke ruang tengah Laskar Pelangi pengunjung dapat menikmati lukisan kontemporer dan klasik koleksi Andrea Hirata yang dipajang di dinding. Dream for God will embrace your dream begitulah tulisan Hirata tergantung juga disana beserta kata-kata insipiratif lainnya.

(Foto: Ingrit Palar/ BD)

Ikal adalah pemeran utama Laskar Pelangi, cerminan kisah hidup Andrea sendiri. Museum ini memiliki ruangan bernama Ikal dimana pengunjung akan menemukan banyak cuplikan film saat Ikal beraksi. Semakin seru dipamerkan juga meja dan kursi Ikal biasa menulis surat. Selain ruangan Ikal disiapkan juga ruangan Lintang – sahabat Ikal – yang dipenuhi foto-foto Lintang beraksi serta tidak lupa ada sepeda kesayanganya yang dipamerkan disitu.

(Foto: Ingrit Palar/ BD)

(Foto: Ingrit Palar/ BD)

Di Museum ini disajikan juga rak buku The Rainbow Troops, tersusun rapi menyimpan koleksi internasional dari Laskar Pelangi dalam berbagai bahasa seperti bahasa Inggris, Italia , Jerman dan juga beberapa bahasa lainya. Windows of the world project, adalah tempat menyimpan berbagai tulisan karya satra disertai sebuah panggung puisi didalamnya. Yang didesain sangat unik, dengan jendela serta pintu dengan berbagai macam warna seperti warna pelangi.

(Foto: Ingrit Palar/ BD)

Pengunjung juga dimanjakan dengan interior bangunan tua Belitung, yang banyak menjadi tempat berfoto untuk kenangan menarik sepulang dari Belitung. Jangan lupa nikmati kopi Kuli yang enak, sambil berkirim surat atau kartu pos dengan biaya sesuai dengan daerah tujuannya.

About Fadjar Dewanto

Partner in Business Advisory Vibiz Consulting, Advisor LEPMIDA (Lembaga Pengembangan Manajemen dan Investasi Daerah) who is active as editor and a columnist on Vibiz Media Network.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.