Ilustrasi: Bandara Soekarno-Hatta (Photo: Kominfo)

Evaluasi TBA: Pemerintah Sediakan Penerbangan Murah

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono, Senin (1/7), mengatakan sebagaimana rakor sebelumnya, dalam rakor evaluasi Tarif Batas Atas (TBA) kali ini pun Pemerintah bersama seluruh pihak terkait kembali merumuskan kebijakan. Evaluasi penurunan TBA harga tiket pesawat kembali dilakukan, setelah pada 20 Juni 2019 ditetapkan tiga kebijakan terkait penurunan tarif angkutan Udara.

Kebijakan yang akan dilakukan adalah:

  1. Untuk menjamin ketersediaan penerbangan murah bagi masyarakat, pemerintah akan menyediakan penerbangan murah : Setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu, dengan jam keberangkatan antara pukul 10:00-14:00 (waktu lokal berdasarkan masing – masing bandara). Alokasi seat tertentu dari total kapasitas pesawat diberikan diskon 50 persen dari TBA.
  2. Biaya penerbangan murah ini akan ditanggung bersama oleh maskapai, pengelola bandara, penyedia bahan bakar, dan Airnav.

“Kami berkomitmen untuk tetap menyediakan penerbangan murah bagi masyarakat. Terkait Jadwal flight dan sharing cost secara spesifik akan dibahas kembali di rakor yang akan datang,” jelas Susiwijono.

Selanjutnya, sejak diputuskannya rencana penurunan tarif LCC pada Rakor 20 Juni 2019 lalu, rata-rata harga tiket pesawat maskapai Lion Air terhadap TBA turun dari 54,2 persen menjadi 42,7 persen, atau secara persentase penurunan harga tiketnya mencapai 11 persen.

“Dengan nilai tarif Lion Air yang telah mencapai 42,7 persen dari TBA, dan Air Asia yang mencapai 38,3 persen dari TBA dapat disimpulkan, harga tiket pesawat maskapai LCC kelas ekonomi yang melayani penerbangan domestik di Indonesia dapat bergerak dibawah 50 persen TBA,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui bersama, kenaikan harga tiket pesawat sejak November 2018 lalu memang mempengaruhi jumlah penumpang angkutan udara domestik. Tercatat, Jumlah penumpang angkutan udara domestik Januari–Mei 2019 mencapai 29,4 juta orang atau turun 21,33 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 37,4 juta orang.

Jumlah penumpang terbesar tercatat di Soekarno Hatta-Jakarta mencapai 7,2 juta orang atau 24,50 persen dari keseluruhan penumpang domestik, diikuti Juanda-Surabaya 2,3 juta orang atau 7,94 persen.

Pemerintah mengevaluasi secara berkala penurunan Tarif Batas Atas (TBA) harga tiket pesawat yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 106 Tahun 2019 dan berlaku efektif sejak 18 Mei 2019 lalu.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

 

About Emy Trimahanani

Head of LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute), Partner in Management and Technology Division of Vibiz Consulting and Editor of Vibiz Media Network.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*