PUPR Selesaikan Pembangunan Dua Infrastruktur di Kabupaten Asmat (Foto: Kementerian PUPR)

PUPR Selesai Bangun Dua Jembatan Gantung di Kabupaten Asmat

(Beritadaerah – Infrastruktur) Pembangunan jembatan gantung di Kampung Kaye Distrik Agats Kabupaten Asmat, Provinsi Papua bertujuan untuk memberikan kemudahan pergerakan antar desa serta membuka isolasi daerah yang terpisahkan sungai.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan dua infastruktur jembatan gantung dan jalan lingkungan di Kampung Kaye Distrik Agats Kabupaten Asmat tersebut. Kini masyarakat sudah dapat menggunakan fasilitas jembatan gantung yang menghubungkan Kampung Keye menuju Ibu Kota Kabupaten Asmat, Agats.

Kepala Balai Pelaksanaan ‪Jalan Nasional XVIII Jayapura Kementerian PUPR Osman H. Marbun mengatakan bahwa pembangunan jembatan gantung dan jalan jembatan gantung sendiri menggunakan anggaran Kementerian PUPR dengan biaya Rp89,1 milliar, yang telah dimulai sejak September 2018 dan selesai pada 30 Maret 2019.

“Sudah selesai pembangunan fisiknya. Sejak tahun 2018 Kementerian PUPR telah melakukan pembangunan fisik untuk masyarakat, hal ini agar rentang waktu dan jangkauan antar kampung, distrik untuk dapat dilalui dengan menyingkat jarak untuk meningkatkan ekonomi masyarakat setempat” kata Osman melalui siaran pers.

Selain jembatan gantung diperlukan juga pembangunan jalan lingkungan, dan untuk membangun jalan ini digunakan konstruksi jalan beton (pile slab), karena daerah Kabupaten Asmat merupakan daerah rawa. Jalan ini dibangun sepanjang 2,9 km dengan lebar sebesar 4 meter. Pembangunannya dilakukan oleh kontraktor PT. Wijaya Karya dengan melibatkan pekerja lokal dari sejumlah kampung diantaranya Kaye, Syuru, dan Aswet.

Keberadaan jalan ini akan sangat membantu aktivitas masyarakat di Asmat, termasuk akan meningkatkan perekonomian daerah setempat. “Jalan yang dibangun ini mengeliling beberapa jalur tempat pemukiman masyarakat di Ibu Kota Agats Kabupaten Asmat, seperti di Kampung Kaye, Kampung Suru dan juga jalur jalan ketempat fasilitas umum lainya seperti ke rumah sakit baru dan museum Asmat,” imbuh Osman.

Pada tahun 2019 hingga tahun 2020, Kementerian PUPR akan melanjutkan pembangunan jalan beton sepanjang 16 km, serta pembangunan 4 buah jembatan gantung dengan panjang total 330 meter yang akan dibangun pada beberapa distrik di Kabupaten Asmat.

Pembangunan jembatan gantung ini sangat dibutuhkan juga untuk mendorong warga agar bersedia menempati rumah khusus yang telah dibangun oleh Kementerian PUPR di sejumlah kampung yang terpisahkan sungai.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

About Emy Trimahanani

Head of LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute), Partner in Management and Technology Division of Vibiz Consulting and Editor of Vibiz Media Network.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.