Kabupaten Magelang Targetkan 2 Juta Kunjungan Wisman 2019

(Beritadaerah – Magelang) Kabupaten Magelang, Jawa Tengah (Jateng) memiliki destinasi wisata yang terkenal di dunia yaitu Candi Borobudur dan ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan dunia (World Heritage). Borobudur telah menjadi destinasi andalan bagi Kabupaten Magelang.

Dengan keuntungan tersebut, diharapkan Kabupaten Magelang menjadi mesin penggerak pariwisata di destinasi branding Joglosemar (Jogya, Solo, dan Semarang) yang tahun ini ditargetkan bisa dikunjungi 2 juta wisman. Target ini adalah 10 persen dari target nasional. Pemerintah menargetkan 20 juta kunjungan wisman pada tahun 2019 datang ke Indonesia. Sedangkan pada tahun 2018, kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 15,8 juta. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang Iwan Sutiarso di MesaStalia Resort and Spa Magelang, Rabu Malam (10/7).

“Dari 2 juta wisman tersebut, 500.000 wisman di antaranya datang ke Candi Borobudur sebagai ikon pariwisata nasional serta destinasi pariwisata super prioritas,” kata Iwan Sutiarso dalam siaran persnya kepada Beritadaerah.co.id, Kamis (11/7).

Iwan Sutiarso didampingi Karo Komblik Kemenpar Guntur Sakti, Ketua Pesona Magelang (Pesma) Syahrudin, dan Senior Manager MesaStalia Resort and Spa Magelang Laila Purnamasari pada kesempatan itu menjelaskan, posisi Magelang yang berada di episentrum atau pusat destinasi Joglosemar sangat diuntungkan karena dikunjungi wisatawan (wisman dan wisnus) dari tiga arah; Semarang, Jogja, dan Solo.

Ketiga kota itu masing-masing didukung infrastruktur bandara internasional. “Pariwisata Magelang didukung unsur 3A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas) yang memadai sehingga menjadi destinasi andalan di Joglosemar,” kata Iwan Sutiarso.

Sementara itu untuk amenitas, kata Iwan, Magelang memiliki hotel berbintang, resort, serta homestay yang tersebar di 51 desa wisata termasuk di desa pinggiran komplek Borobudur.

“Pengembangan pariwisata di Magelang mengedepankan pengembangan berbasis komunitas atau ‘community based development’. Usaha pariwisata melibatkan masyarakat setempat,” katanya.

Hal yang menarik bagi wisatawan yakni Magelang memiliki atraksi budaya, alam, dan buatan yang dikemas dalam wisata petualangan dan sport tourism. Dua atraksi sport tourism yakni Borobudur Marathon dan MesaStalia Peak Challange yang setiap tahun mendatangkan banyak wisman.

Borobudur Marathon bahkan telah masuk Top-10 dalam 100 Calender of Event (COE), sedangkan MesaStalia Peak Challenge memasuki tahun ke-9 yang tahun ini bernama MesaStila100. Tahun lalu event ini mampu mendatangkan 107 peserta mancanegara yang mewakili 25 negara.

Selain Borobudur, ada sejumlah destinasi wisata yang menarik di Magelang, yakni Candi Mendut, Candi Pawon, kawasan wisata Arung Jeram Citra Elo, Air Terjun Kedung Kayang, dan lainnya.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About Fu Handi

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.