Menteri Arief Yahya Mendatangi Pulau Dodola (Foto : Kemenpar)

Menpar : Aksesibilitas di Morotai Menjadi Faktor Penting Masuknya Investor

(Beritadaerah – Morotai) Dalam kunjungan kerjanya beberapa hari di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menegaskan pentingnya perluasan aksesibilitas untuk mendorong pengembangan wisata di Morotai. Selama ini daerah Morotai memiliki daya tarik wisata yang begitu tinggi. Beberapa

“Morotai adalah satu dari 10 destinasi wisata terbaik di Indonesia. Selain itu, banyak penggemar wisata bahari yang datang ke tempat ini. Namun, aksesnya masih terbatas. Semoga tahun ini ada direct flight sehingga memperpendek jarak yang harus ditempuh para wisatawan,” ucap Menpar dalam siaran persnya kepada Beritadaerah.co.id, Selasa (6/8).

Menpar mengatakan, Morotai harus bisa menarik wisman potensial dari negara-negara Asia yang letaknya tidak jauh dari Indonesia. Selain itu, Morotai juga harus mampu menarik wisatawan dari dalam negeri dan luar negeri seperti dari Filipina, Taiwan, Singapura, China, Hongkong, serta Korea.

Menpar Arief juga mengatakan bahwa dengan akses yang telah ada saat ini, yakni Manado – Ternate – Morotai Mengenai potensi wisatawan dari Manado, Menpar mengatakan bahwa kesediaan akses dapat diteruskan seiring pengembangan potensi daerah dan peningkatan kunjungan wisatawan. Jika jumlahnya terus bertambah, maka jalur penerbangan langsung pun dapat dibuat oleh pihak maskapai.

Menurut Menpar, kesiapan aksesibilitas di Morotai bisa menjadi pintu masuk bagi para investor untuk melakukan investasi di bidang pariwisata. Jika bandara dan pelabuhan sudah siap, maka wisatawan akan berdatangan sehingga nilai investasinya juga meningkat. Lebih lanjut mengenai potensi wisata Morotai, Menpar mengatakan, pihaknya mendukung agar daerah termasuk Morotai terus mengembangkan atraksi wisata yang menarik.

Menpar dalam berbagai kesempatan mengingatkan pentingnya 3A dalam pengembangan destinasi pariwisata. Tiga ukuran tersebut untuk menilai kesiapan destinasi untuk dipromosikan, yakni Atraksi, Akses dan Amenitas.

Pada kunjungan kerja hari pertama itu, Menpar berkesempatan mengunjungi Museum Perang Dunia II dan Trikora yang terletak di Desa Wawama, Morotai. Selanjutnya, Menpar meninjau lokasi KEK Morotai yang masih dalam tahap pengerjaan. Kawasan ini memiliki luas area 1.101,76 ha dan merupakan pulau terluar di sisi timur laut Indonesia yang dekat dengan negara-negara ASEAN dan Asia Timur. Selain itu, Menpar juga mendatangi Pulau Dodola, salah satu pulau di Morotai yang menjadi daya tarik wisatawan saat berkunjung. Menpar sekaligus meninjau fasilitas glamping dan spot selfi di tempat itu.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About Fu Handi

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.