Gerbang Tol Bakauheni Selatan - Trans Sumatera (Foto: Hanes/BD)

Lampung Kembangkan Industri Pengolahan Sebagai Pusat Perekonomian Baru

(Beritadaerah – Lampung) Berbagai pembangunan infrastuktur pendukung kegiatan sektor industri di Provinsi Lampung terus dikerjakan. Untuk itu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung akan mengembangkan industri pengolahan sebagai pusat perekonomian baru guna mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya. Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Irwan Marpaung saat menjadi Pembina pada upacara mingguan di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Senin (12/8).

“Tahun 2018, industri pengolahan memberikan kontribusi pada lapangan usaha dan struktur perekonomian Provinsi Lampung sebesar 19,44 persen. Sektor tersebut menempati urutan kedua setelah industri pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 30,00 persen”, kata Irwan Marpaung yang dikutip laman Lampungprov. Senin (12/8).

Ditambahkan oleh Irwan, selanjutnya sektor perdagangan besar, eceran dan reparasi mobil serta sepeda motor menempati urutan ketiga dengan menyumbang 11,15 persen. Industri merupakan masa depan Provinsi Lampung yang menjadi pilar utama dalam perekonomian di Provinsi Lampung. Sesuai dengan Perda Nomor 13 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP), industri andalan Lampung adalah industri pangan dan industri karet, barang dari karet dan plastik.

Dengan posisi Lampung yang strategis ditambah dengan infrastruktur yang ada, serta ketersedian lahan menjadi faktor pendukung bagi pembangunan industri di Lampung. Perlunya sinergi yang baik antar pemerintah, pelaku usaha, lembaga pendidikan dan masyarakat.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung pada bulan Juli 2019, pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung triwulan II-2019 tumbuh 4,92 persen dibandingkan triwulan sebelumnya. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha Industri Pengolahan, Transportasi dan Pergudangan, serta Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum. Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi pada komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah sebesar 30,89 persen.

Sedangkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung pada semester I-2019 tumbuh sebesar 5,42 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha Pengadaan Listrik-Gas, Industri Pengolahan dan Jasa Pendidikan. Dari sisi pengeluaran didorong oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non-Profit yang melayani Rumah Tangga sebesar 10,43 persen.

Secara spasial, pertumbuhan ekonomi Pulau Sumatera tumbuh sebesar 4,62 persen, tertinggi di Provinsi Sumatera Selatan yang tumbuh 5,80 persen.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About Fu Handi

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.