Balai Imigrasi Dumai (Foto : Kemenpar)

Menpar : Kapal Roro Rute Dumai – Malaka Beroperasi Awal Oktober 2019

(Beritadaerah – Dumai) Letaknya yang sangat strategis dan berdekatan dengan Malaysia, menjadikan Dumai sebagai gerbang masuknya wisatawan mancanegara (wisman) asal negeri Jiran menuju pulau Sumatera. Untuk itu Pemerintah Kota Dumai bersama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) yakni dari Dermaga A Pelabuhan Pelindo I Dumai membuka rute baru penyeberangan antar negara melalui jalur laut dengan kapal menuju Pelabuhan Tanjung Bruas Malaka, Malaysia. Rute baru ini akan segera beroperasi mulai Oktober 2019.

Dermaga A Pelindo I di Dumai perlu dibangun atau direnovasi sesuai dengan kapasitas kapal standar Roro. Sementara untuk dermaga di Malaka masih dalam pembangunan yang rencananya September 2019 baru selesai, hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya saat mengunjungi Terminal Penumpang Domestik Pelabuhan Bandar Sri Junjungan, Kota Dumai, Provinsi Riau, Selasa (20/8).

“PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) diminta Kemenhub untuk mendukung penyediaan Kapal Roro, untuk mempermudah konektivitas di rute ini,” kata Menpar dalam keterangan persnya kepada Beritadaerah.co.id, Selasa (20/8).

Menpar juga mengatakan, rute Dumai-Malaka bisa terealisasi pada awal Oktober 2019 sehingga diharapkan bisa menambah jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Riau. Nantinya jika rute ini terealisasi, rute Dumai-Malaka akan seperti rute Kepulauan Riau ke Singapura, yang mampu mendatangkan jutaan wisman.

Data yang tercatat oleh Imigrasi Dumai, total keseluruhan wisatawan mancanegara yang masuk melalui pelabuhan ini yaitu sebesar 7.447 wisman sampai dengan Juli 2019. Sedangkan khusus untuk wisatawan dari Malaysia sebesar 6.740 wisman sampai dengan Juli 2019.

Kota Dumai berada di pantai timur dari Provinsi Riau, dan merupakan wilayah yang berhadapan langsung dengan Kota Malaka, Malaysia. Dengan dibukanya rute baru ini akan meningkatkan kunjungan wisman dari Malaysia ke Dumai dan juga secara nasional.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang Januari hingga Juni 2019 wisman asal Malaysia paling banyak datang berkunjung ke Indonesia. Jumlahnya wisman Malaysia mencapai 1,60 juta kunjungan diikuti oleh Tiongkok diposisi kedua sebesar 1,05 juta kunjungan, dan Singapura 925,8 ribu kunjungan pada posisi ketiga.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About Fu Handi

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*