Panen Raya Jagung di Lahan Food Estate Kabupaten Gunung Mas

(Beritadaerah – Gunung Mas) Kementerian Pertahanan (Kemenhan) bekerja sama dengan Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar kegiatan panen raya jagung di lahan Food Estate, di Desa Tewai Baru, Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Asisten Khusus Menhan Bidang Ketahanan Pangan, Letjen TNI (Purn) Ida Bagus Purwalaksana, menyampaikan program “Food Estate” merupakan amanat Presiden RI Joko Widodo, dalam upaya pengembangan lumbung pangan nasional. Hal ini disampaikan oleh Asisten Khusus Menhan dalam keterangan persnya, Rabu (13/3).

Food Estate di Kalimantan Tengah itu dikembangkan sebagai pusat pertanian pangan untuk cadangan logistik strategis bagi pertahanan negara. Tidak hanya mengembangkan pertanian jagung.

“Food Estate pun mengembangkan pusat pangan lainnya; singkong, padi, dan lainnya, sesuai kondisi lahan yang ada. Selain jagung, ke depannya akan kami perbanyak menanam singkong dan kedelai bahkan labu Belanda yang merupakan komoditas ekspor,” jelasnya.

Selain mendapat manfaat dari segi pendapatan, lanjut Asisten Khusus Menhan, masyarakat di sekitar lahan juga jadi lebih mandiri dalam bertani karena cukup banyak ilmu yang diperoleh dari para Babinsa dalam hal bercocok tanam.

Salah satu setempat yang ikut diberdayakan Kodim 1016/Plk yakni Gantang, dalam menggarap lahan Hanpangan tersebut tampak haru. Ia mengaku mendapat banyak ilmu dalam bidang pertanian, perawatan tanaman agar hasil panennya melimpah ruah.

Disampaikan Gantang bahwa kami sangat mengapresiasi apa yang dilaksanakan hari ini. Sejak awal kami petani di sini sangat banyak mendapat ilmu. Utamanya dalam bidang pertanian, perawatan tanaman supaya hasil panennya melimpah.

Sekilas informasi, food estate atau lumbung pangan merupakan salah satu kebijakan pemerintah Indonesia yang dirancang dengan konsep pengembangan pangan secara terintegrasi. Kebijakan ini menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) 2020-2024 yang digagas oleh Presiden Jokowi.